Anyshareblog September 22, Tentunya kondisi sakit gigi yang dialami akan membuat rasa sangat tidak nyaman, yang bahkan dapat menurunkan produktifitas atau menghambat aktivitas sehari-hari.

Selain itu, sakit gigi juga bisa membuat emosi, terdengar suara yang agak keras saja sudah membuat emosi.
Masalah lainnya, konsumsi makan juga menjadi terganggu ketika rasa sakit gigi muncul kembali.

Di dalam gigi, terdapat pulpa gigi yang terdiri dari pembuluh darah, jaringan, dan saraf-saraf yang sensitif.

Sakit gigi dapat terjadi ketika pulpa mengalami peradangan. Bahkan, kondisi peradangan yang cukup parah bisa mengakibatkan rasa linu, nyeri, dan bengkak di sekitar area gigi.

Penyebab timbulnya peradangan itu sendiri karena beberapa hal, yaitu penumpukan nanah di bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri, gigi retak, penyusutan gusi, kerusakan gigi yang menimbulkan lubang, gigi terjepit antara gigi lainnya ketika tumbuh, dll

Penderita sakit gigi berlubang, umumnya merasakan nyeri di sekitar gigi dan rahang, pembengkakan, sakit kepala hingga demam.

Cara mengobati sakit gigi
Uumumnya sakit gigi dibarengi dengan gusi yang membengkak yang rasanya amat sakit. Di dalam gusi yang bengkak terkandung nanah yang terkadang berbau busuk.

#1. Buat pola hidup yang sehat
Hal yang sangat utama dalam mengatasi sakit gigi yang menyiksa adalah perbaiki pola hidup, mulai sekarang bersungguh-sungguhlah untuk memperhatikan kebersihan gigi dan mulut.

Hal ini sangat penting, bahkan menjadi langkah paling awal sebelum menggunakan obat. Percuma mengkonsumsi berbagai macam obat “mahal” apabila pola hidup yang diterapkan tidak bersih dan tidak sehat, terutama dalam masalah gigi.

Penting untuk selalu rutin menyikat gigi, yaitu pada pagi dan malam hari menjelang tidur (jangan malas menyikat gigi).

Mungkin pada pagi hari, banyak orang yang mampu melakukannya (menyikat gigi) dengan rutin. Tapi, malam hari sangat sulit untuk dilakukan (karena malas) ingin tidur saja bawannya…

…padahal, HARUS DIKETAHUI bahwa sisa makanan yang menempel pada gigi jika sering dibiarkan, maka sangat dapat merusak gigi.

Kemudian biasakan untuk berkumur, lakukan sesering mungkin, terutama setelah makan. Anda juga bisa berkumur menggunakan cairan khsuus pencuci mulut, yang manfaatnya untuk membunuh bakteri penyebab bau mulut dan gusi membengkak. Produknya sudah banyak dipasaran.

#2. Ramuan belimbing wuluh
Belimbing wuluh memiliki rasa cukup masam, sehingga memang rasanya kurang enak, akan tetapi memiliki manfaat sebagai anti bakterial untuk menghilangkan bakteri penyebab sakit gigi.

Berikut cara mwmbuat ramuan belimbing wuluh:

1. Siapkan belimbing wuluh 1-2 biji (pilih yang belum matang).
2. Tumbuk hngga halus.
3. Lalu tempelkan ke area gigi yang sakit.
4. Diamkan selama 10 menit
5. Lalu bilas dengan cara berkumur menggunakan air hangat.

Bila mampu (gigi tidak dalam kondisi sakit), Anda boleh langsung mengunyah belimbing wuluh.

#3. Cengkeh
Cengkeh banyak diekstrak dalam bentuk minyak. Minyak cengkeh dapat dimanfaatkan dalam mengatasi sakit gigi berlubang. Cengkeh memiliki senyawa anti-inflamasi tinggi yang dapat meminimalisir peradangan gigi. Berikut cara membuat ramuannya;

1. Siapkan minyak cengkeh secukupnya (dua atau tiga sendok makan).
2. Teteskan ke kapas, lalu tempelkan ke bagian gigi berlubang.
3. Diamkan selama 30 menitan
4. Lalu berkumur dengan air hangat.

Selain itu, cara lainnya yaitu dengan memasukan minyak cengkeh ke segelas air, lalu gunakan untuk berkumur.

#4. Lada / merica
Lada atau merica dapat diandalkan dalam mengobati gigi sensitif, karena memiliki senyawa anti peradangan yang tinggi, yang mampu meredakan nyeri pad gigi. Cara membuat ramuannya:

1. Campurkan lada bubuk bersama dengan garam dan air hangat hingga membentuk pasta.
2. Tempelkan pasta tadi ke area gigi berlubang
3. Diamkan selama 30 menit.
4. Setelah selesai, berkumur dengan menggunakan air hangat

(catatan: berukumur hingga bersih).

#5. Biji asam jawa
Biji asam Jawa mampu membunuh bakteri pada area sekitar gigi, selain itu bermanfaat untuk meredakan nyeri dan ngilu berlebihan di sekitar gigi. Cara membuat ramuannya:

1. Sangrai biji asam jawa secukupnya
2. Lalu haluskan dengan cara menumbuknya.
3. Campur halusan tadi dengan air hangat hingga membentuk pasta.
4. Oleskan merata keseluruh area gigi yang sakit.
5. Diamkan selama menit
6. Lalu berkumur dengan air hangat.

Agar ramuan dapat memberikan manfaat lebh maksimal, disarankan menambahkan sedikit garam halus.

#6. Serai
Biasanya serai digunakan untuk memasak olahan dalam bentuk sup. Daun ini memberikan aroma khas pada sup dan masakan kuah lainnya. Selain itu, dapat dimanfaatkan dalam mengobati sakit gigi dan mencegah pembengkakan gusi. Berikut cara membuat ramuannya:

1. Siapkan sereh atau serai sebanyak 40 gram dan siapkan air panas 2 gelas.
2. Rebus sereh bersama dengan 2 gelas air panas, hingga hanya tersisa satu gelas.
3. Gunakan ramuan tersebut untuk berkumur.

Selain berkhasat untuk mengobati sakit gigi, juga berkhasat untuk memutihkan gigi.

#7. Getah jarak
Getah pohon jarak mengandung antiseptik, antibakterial, dan antibiotik tinggi, yang dapat membunuh bakteri penyebab sakit gigi berlubang. Caranya:

1. Siapkan getah pohon jarak yang masih segar (usahakan yang baru aja dipetik).
2. Lalu teteskan getah jarak tadi ke bagian gigi berlubang sampai rata.
3. Diamkan selama 30 menit (usahakan) atau minimal 20 menit
4. Terakhir, berkumurlah dengan air hangat.

#8. Bawang Putih
Bawang putih dapat mengatasi gigi sakit dan gusi bengkak. Bawang putih mengandung zat antiseptic alami yang mampu membunuh bakteri.

Caranya, pertama-tama kupas kulit 1 siung bawang putih. Haluskan bawang putih (sebelumnya dicuci hingga bersih).

Apabila bawang sudah benar-benar halus, masukkan pada gigi yang berlubang atau gusi yang bengkak.

#9. Jeruk nipis
Jeruk nipis ampuh untuk mengatasi sakit gigi yang disertai gusi bengkak. Caranya: pertama-tama siapkan sebuah jeruk nipis untuk diperas di sebuah tempat.

Lalu ambil air perasannya, tambahkan air hangat secukupnya dan campurkan hingga merata.

Lalu berkumurlah dengan ramuan tersebut.

Jangan sampai air tertelan karena mengandung banyak bakteri.

Lakukan secara teratur pada pagi dan malam hari menjelang tidur.

#10. Air Garam
Air garam dapat mengatasi sakit pada gigi yang disertai dengan pembengkakan gusi. Untuk membuat ramuannya, pertama-tama siapkan garam dapur dan air putih hangat.

Lalu campurkan 1 gelas air hangat dengan 1 sendok makan garam dapur. Lalu gunakan air garam tersebut untuk berkumur.

Lakukan secara rutin ketika malam hari menjelang tidur.

#11. Kompres dingin
Celupkan kain handuk ke air dingin (es), peras, lalu tempelkan pada pipi tepat pada sisi gigi yang sakit. Suhu dingin akan membantu meringankan rasa sakit.

Hal-hal lain yang penting diperhatikan:

#12. Sikat gigi yang benar dan rutin
Tidak sedikit orang yang masih salah dalam cara menyikat gigi, keadaan ini mengakibatkan sisa makanan masih tertinggal, yang akhirnya beresko timbul gigi berlubang.

Menyikat gigi yang benar, dilakukan dengan cara gerakan memutar, menyikat gigi umumnya dilakukan selama 2 menit.

Sikat gigi juga HARUS dilakukan secara rutin, minimal dua kali dalam sehari.

Waktu utama yang anda harus menyikat ggi, adalah epat sebelum tidur di malam hari, dan setelah bangun tidur (sebelum beraktivitas) di pagi hari.

#13. Berkumur setiap habis makan agar sisa kotoran pada gigi tidak terbentuk menjadi asam, yang bisa menimbulkan karang gigi dan gigi berlubang (karang gigi dan gigi berlubang adalah penyebab utama sakit gigi).

#14. Usahakan jangan makan apa pun lagi setelah menggosok gigi.

#15. Gunakan sikat gigi yang ujungnya tampak semakin mengecil agar mudah menjangkau semua bagian gigi.

#16. Pilih sikat gigi yang tidak terlalu kasar, untuk menghindari gusi berdarah yang menyebabkan infeksi.

#17. Batasi konsumsi makanan yang manis-manis dan yang terlalu panas. Setelah makan (terutama makanan yang manis dan sangat pedas) maka segera berkumur.

#18. Sesekali Anda disarankan menggunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi, agar tidak ada kotoran yang tersisa di balik gigi.

#19. Berhentilah merokok, karena merokok berdampak buruk pada kesehatan gigi dan mulut.

#20. Disarankan untuk periksa gigi setiap 6 bulan sekali di klinik gigi, sehingga dokter nantinya akan memberikan tindakan terbaik terhadap kondisi gigi seseorang.

#21. Mengobati sakit gigi dengan obat apotik
Bila sakit gigi sudah menimbulkan bengkak parah, dan bahkan menimbulkan nanah di dalamnya, maka obat di apotik diperlukan untuk penanganan lanjutan.

Apabila rasanya infeksi pada gigi sudah sangat parah, berupa pembengkakan yang juga munculnya nanah, atau juga bentuk pipi yang terlihat membesar (bengkak) karena kelenjar getah bening yang bengkak…

…maka Anda bisa menggunakan obat antibiotik (dengan rekomendasi dari dokter), seperti sulfonamide atau penicillin atau kapsul tetracycline.

Untuk mendapatkan obat tersebut, hendaknya berobat ke dokter gigi, atau cara lainnya dengan bertanya ke apoteker di apotik terdekat, umumnya mereka sudah mengtahui jenis obat yang pas bagi penderita (dengan memperhatikan bentuk sakitnya).

Jenis obat yang menggunakan bahan NSAIDs seperti Aspirin and Ibuprofen, juga dikenal cukup cepat menghilangkan rasa sakit gigi. Selain itu, penggunaan Tylenol juga efektif untuk menghentikan rasa sakit.

Produk obat untuk mengobati sakit gigi:

Super Green Plus SG.
Secara brand, ini salah satu yang paling banyak direkomendasikan. Keunggulan dari obat ini dapat menghilangkan atau mengurangi rasa sakitnya hanya dalam waktu 10 menit saja setelah pemakaian.

Bahannya terbuat dari berbagai bahan herbal alami, seperti nigella sativa (habbatussaudah), Murraya Paniculata (kemuning), zat dari garam galian, dan berbagai mineral lain. Nomor ijinnya dari dinas kesehatan (DEP.KES.RI.NO.PIRT272. ). Umumnya harganya 150 ribu per botol.

Cataflam 50 Mg – Kalium Diklofenak
Cataflam termasuk dalam golongan obat NSAID, fungsinya untuk meringankan nyeri pembengkakan atau inflamasi, antipiretik dan nalgesik.

Obat ini tidak disarankan digunakan pada:

* Penderita penekanan pada sumsum tulang belakang
* Orang yang pernah menggunakan bypass jantung
* Alergi pada bahan diclofenat
* Mempunyai luka lambung atau maag
* Sariawan, kelainan pada pendarahan
* Sedang dalam kondisi hamil
* Mengalami gangguan pada fungsi hati
* Anak di bawah umur 4 tahun

Umumnya harga obatnya Rp. 15.000 per biji.

Antalgin
Bentuknya tablet dan dikemas dalam strip, harganya Rp. 50.000 untuk 2 strip. Cra mengkomsumsinya dengan diminum langsung.

#22. Penanganan sakit gigi sebelum ke dokter.
Ada beberapa langkah pengobatan sakit gigi yang bisa dilakukan di rumah sebelum menemui dokter, yaitu:

* Berkumurlah menggunakan air hangat.
* Bersihkan gigi dengan menggunakan dental floss atau benang gigi.
* Bersihkanlah bagian yang diduga sebagai sumber sakit gigi dengan obat-obatan antiseptik.
* Minum obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol. Atau secara alami dengan menggunakan minyak cengkeh yang dioleskan pada kapas.
* JANGAN PERNAH menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit kimia dengan cara dibubuhkan langsung pada bagian gigi yang sakit. Dikhawatirkan merusak jaringan gusi.
* Sakit gigi perlu penanganan dokter karena akan bertambah parah jika dibiarkan saja

Kapan harus ke dokter?
Bila ada tanda-tanda infeksi, seperti pembengkakan, nyeri ketika menggigit, gusi merah atau terdapat nanah.
* Sakit gigi terus terasa selama satu hari penuh (atau lebih)
* Sakit gigi yang disertai demam
* Kesulitan bernapas atau menelan

Dalam mengobati sakit gigi, dokter gigi pertamakali akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan juga melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter akan mengajukan pertanyaan tentang rasa sakit, kapan mulainya, seberapa parah, pencetusnya, hal-hal yang membuat rasa sakit lebih parah, dan hal yang membuatnya lebih baik.

Dokter gigi akan memeriksa mulut, gigi, gusi, rahang, lidah, tenggorokan, sinus, telinga, hidung, dan leher.

Terkadang rongsen gigi atau pemeriksaan lanjutan lainnya juga diperlukan, sesuai dengan kecurigaan sang dokter pada kondisi pasien.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter akan melakukan tindakan atau prosedur terapi yang sesuai dengan penyebab sakit gigi yang pasien alami.

Tindakan penambalan gigi, dilakukan Jika penyebab sakit gigi adalah gigi berlubang yang membuat lapisan saraf terekspos sehingga menjadikan gigi terasa sakit atau ngilu ketika tersentuh makanan atau minuman.

Tindakan perawatan saluran akar, dilakukan pada gigi berlubang yang lebih dalam, karena jaringan saluran akar gigi (pulpa) mengalami infeksi. Pada perawatan ini,i dokter membersihkan jaringan terinfeksi, kemudian menambalnya.

Tinakan pencabutan gigi, Pada beberapa kasus, gigi yang rusak sudah tidak dapat diperbaiki, maka perlu tindakan pencabutan gigi.

Jika ada karang pada gigi, maka perlu dilakukan pembersihan karang gigi, karena karang gigi bisa mengakibatkan rasa sakit pada gigi.

Jika sakit gigi disebabkan oleh pertumbuhan gigi baru yang terjepit di antara gigi lainnya, yang menekan rahang, maka dokter bermungkinan mencabut gigi tersebut.

Gigi yang mengalami pembusukan dan berlubang, biasanya dokter melakukan penambalan. Sebelum ditambal, bagian yang membusuk akan dibersihkan dan disterilkan dari bakteri dahulu.